Jumat, 15 Februari 2019

Perkembangan Ilmu Teknologi di Indonesia

Hasil gambar untuk perkembangan teknologi


PERKEMBANGAN TEKNOLOGI DI INDONESIA

Pada saat ini, kita hidup di zaman globalisasi atau bisa juga disebut zaman modernisasi. Modernisasi sendiri dalam ilmu sosial merujuk pada bentuk transformasi dari keadaan yang kurang maju atau kurang berkembang ke arah yang lebih baik dengan harapan kehidupan masyarakat akan menjadi lebih baik. 

Modernisasi mencakup banyak bidang, contohnya dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Di zaman modernisasi seperti sekarang, manusia sangat bergantung pada teknologi. Hal ini membuat teknologi menjadi kebutuhan dasar setiap orang. Dari orang tua hingga anak muda, para ahli hingga orang awam pun menggunakan teknologi dalam berbagai aspek kehidupannya. 

Para petani yang bekerja di ladang juga menggunakan teknologi untuk meningkatkan hasil panennya, contohnya adalah penggunaan traktor mesin yang lebih cepat dan efisien jika dibandingkan dengan bajak yang ditarik oleh seekor kerbau. Kebutuhan manusia akan teknologi juga didukung dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat pesat. Perkembangan teknologi berkembang secara drastis dan terus berevolusi hingga sekarang dan semakin mendunia.

 Hal ini dapat dibuktikan dengan banyaknya inovasi dan penemuan yang sederhana hingga sangat rumit. Bahkan, kurang dari 10 tahun terakhir, teknologi handphone yang awalnya hanya sebuah alat komunikasi nirkabel berkembang menjadi alat komunikasi yang dapat mengambil foto, merekam video, mendengarkan musik, dan mengakses internet dalam hitungan detik. Perkembangan teknologi saat ini merupakan dasar untuk mengembangkan kehidupan berbangsa dan bernegara. Kemajuan suatu negara didasarkan atas seberapa jauh ilmu pengetahuan dan teknologi yang dikuasai oleh negara tersebut. 

Hal ini sangat beralasan dikarenakan ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan dasar dari setiap aspek kehidupan manusia. Bangsa Indonesia merupakan salah satu bangsa yang hidup dalam lingkungan global, maka mau tidak mau juga harus terlibat dalam maju mundurnya penguasaan teknologi dan ilmu pengetahuan, khususnya untuk kepentingan bangsa sendiri. Sebagai negara yang masih berkembang, Indonesia dianggap belum terlalu maju dalam penguasaan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. 

Menurut mantan Menteri dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Armida Alisjahbana, kemajuan teknologi di Indonesia masih rendah. Ada beberapa indikator yang membuktikan rendahnya tingkat teknologi di Indonesia, seperti kurangnya kontribusi ilmu pengetahuan dan teknologi di sektor industri, sinergi kebijakan masih lemah, dan sedikitnya jumlah ilmuwan di Indonesia. Berdasarkan data United Nation for Development Program (UNDP) pada tahun 2013, indeks pencapaian teknologi Indonesia berada pada urutan ke-60 dari 72 negara. Ukurannya berdasarkan kepada penciptaan teknologi yang dilihat dari perolehan hak paten dan royalti atas karya dan penemuan teknologi, difusi inovasi teknologi mutakhir yng diukur dari jumlah pengguna internet dan besaran sumbangan ekspor teknologi terhadap barang ekspor, difusi inovasi teknologi lama yang dilihat dari jumlah pengguna telepon dan pemakai listrik, tingkat pendidikan penduduk berdasarkan rata-rata lama sekolah penduduk usia 15 tahun ke atas, dan angka partisipasi kasr penduduk yang menempuh pendidikan tinggi di bidang iptek. 

Rendahnya kemajuan teknologi di Indonesia terlihat di Indonesia terlihat dari minimnya anggaran pemerintah untuk riset. Walaupun pada tahun 2010 pemerintah Indonesia telah mengalokasikan dana sejumlah 1,9 triliun rupiah (sekitar $205 juta) untuk penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, ternyata dana ini hanya 0,85 dari pendapatan domestik bruto (PDB) per tahun. Jika dibandingkan dengan dana riset di Cina yang berjumlah 2%, Jepang yang berjumlah 3,4%, dan Korea Selatan 4,04% dari PDB, maka bisa disimpulkan bahwa Indonesia cukup tertinggal jauh. Selain itu, kontribusi ilmu pengetahuan dan teknologi pada bidang sektor produksi di Indonesia juga masih rendah. Hal ini dapat terlihat dari kurangnya efisiensi, rendahnya produktivitas, dan minimnya kandungan teknologi dalam barang ekspor. Ekspor produk manufaktur didominasi oleh produk dengan teknologi rendah sebanyak 60%. Berdasarkan beberapa fakta yang telah disebutkan, dapat disimpulkan bahwa perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia masih sangat rendah bahkan bisa dibilang tertinggal jika dibandingkan negara-negara lain. Hendaknya, kita terus meningkatkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk memajukan negara kita.

BeeHappy

Sejarah Perkembangan Teknologi


Perkembangan teknologi memang bukanlah menjadi satu hal yang baru di era modern seperti sekarang ini. Tidak bisa dipungkiri bahwa setiap tahun teknologi tanpa disadari terus bertambah dan berkembang menjadi lebih baik lagi, bahkan perkembangan teknologi ini rupanya sudah terjadi sejak berabad-abad silam. Salah satunya adalah perangkat komputer, yang sudah ada sejak masa Perang Dunia II dan terus mengalami perkembangan hingga modern sekarang ini.

Selain itu pun banyak dampak positif yang bisa diambil dari perkembangan teknologi. Misalnya mudahnya melakukan komunikasi jarak jauh, manusia tidak harus lagi menggunakan surat yang tiba berminggu, hingga berbulan-bulan lamanya. Namun berkat adanya perkembangan teknologi yakni smartphone, setiap orang dapat mengirim pesan dengan cepat tanpa harus menunggu berbulan-bulan.
Maka dari itu, tidak salah bila kita katakan bahwa perkembangan teknologi memberikan banyak kemudahan bagi para penggunanya di seluruh dunia. Dan yang paling memberikan pengaruh adalah perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Oleh sebab itu, baik rasanya bagi anda untuk mengetahui sejarah perkembangan teknologi komunikasi yang terjadi di dunia dan termasuk Indonesia. Berikut ini adalah proses perkembangan teknologi tersebut dari masa ke masa.

 Masa Prasejarah (Hingga 3000 SM)

Hasil gambar untuk masa prasejarah

Meskipun belum mengenal istilah teknologi pada masa ini, namun manusia prasejarah tentu mencoba memulai berkomunikasi dengan cara menuangkan seluruh aktivitas ke dalam bentuk gambar yang biasanya diletakkan pada dinding-dinding gua tempat mereka tinggal.
Setelah itu, cara mereka berkomunikasi terus berkembang dari menggunakan bahasa isyarat hingga menciptakan alat seperti kentongan yang terbuat dari tanduk hewan untuk menyampaikan informasi, serta juga menggunakan simbol-simbol semacam pictograf untuk melambangkan huruf.

Masa Pasca Prasejarah/ Masa Sejarah (3000 SM – 1400 M)

Pada masa sejarah teknologi telah mengalami perkembangan yang begitu pesat. Banyak cikal bakal teknologi modern yang lahir di masa ini, antara lain:
  • Bangsa Mesir Kuno menciptakan huruf heiroglyph yang berupa simbol-simbol untuk mewakili setiap pembicaraan atau ungkapan di tahun 2900 SM.
  • Ditemukannya media kertas pertama kali dengan menggunakan tumbuhan papyrus pada tahun 500 SM.
  • Bangsa China mengembangkan kertas seperti yang kita gunakan saat ini di tahun 500 SM.

Masa Modern (1400M – Sekarang)

  • 1455: Jonathan Gutenberg menggunakan mesin cetak untuk mencetak plat huruf.
  • 1830: Augusta Lady Byron dan Charles Babbage berhasil menulis program komputer yang pertama kali menggunakan mesin analytical untuk mengolah data dan menghasilkan keluaran dalam bentu kartu.
  • 1837: Samuel Morse bersama dua rekannya sukses mengembangkan mesin telegraf yang berupa kode Morse. Kode ini memungkinkan penggunanya untuk mengirim pesan melalui kabel yang dihubungkan pada dua lokasi dan diproses dalam waktu yang bersamaan.
  • 1861: Ditemukannya teknologi cikal bakal film yang mirip seperti sekarang ini, dimana gambar dibuat bergerak dan diproyeksikan menggunakan sebuah layar besar
  • 1876: Dikembangkannya penulisan bilangan desimal oleh Melvyl Dewey
  • 1877: Perangkat telepon ditemukan oleh Alexander Graham Bell, pada tahun yang sama Edweard Muybridge juga berhasil menemukan teknologi fotografi dengan kecepatan tinggi.
  • 1899: Media penyimpanan ditemukan pada tahun ini, namun masih menggunakan pita magnetis yang bersifat analog.
  • 1923: Zvorkyn berhasil menemukan TV tabung pertama.
  • 1939: Terciptanya komputer elektronik digital pertama oleh Dr. John V. Atanasoff dan Clifforf Berry.
  • 1940: Lebih dimaksimalkannya pengembangan teknologi komunikasi yang digunakan untuk pengiriman dan penerimaan dokumen militer pada saat Perang Dunia Kedua terjadi.
  • 1945: Pasca Perang Dunia Dua, Vannevar Bush menemukan sistem pengkodean menggunakan hypertext, yang merupakan teknologi cikal bakal pembuatan website.
  • 1946: Teknologi komputer ENIAC I dikembangkan untuk pertama kali dan digunakan dalam instansi tertentu.
  • 1948: Para peneliti berhasil menemukan dan mengembangkan transistor.
  • 1957: Jean Hoerni mengembangkan perangkat transistor planar.
  • 1972: Cikal bakal teknologi email ditemukan oleh Ray Tomlinson dan dipergunakan untuk berkomunikasi jarak jauh.
  • 1973-1990: Setelah melewati berbagai macam revolusi teknologi, pada tahun inilah akhirnya internet mulai dikembangkan. Bahkan protokol jaringan berupa TCP/IP juga telah ditemukan oleh DARPA. Dengan itu, internet siap diperkenalkan. Kemudian berselang beberapa tahun, tepatnya pada 1986 pihak IETF mengembangkan sebuah server yang digunakan sebagai alat koordinasi diantara DDN, ARPANET, dan Internet Gateway.
  • 1991-sekarang: Akhirnya teknologi pada tahun ini mulai diterapkan dalam berbagai sektor, termasuk dalam dunia bisnis. Istilah WWW (World Wide Web) diperkenalkan oleh CERN pada 1992. Hingga sekarang, perkembangan teknologi mutakhir telah merambah ke seluruh dunia.

Perkembangan Teknologi di Indonesia

Perkembangan teknologi di Indonesia bisa dibilang lumayan pesat namun berjalan lambat, hal itu dipengaruhi oleh banyaknya penduduk dan sumber daya manusia yang ada sekaligus faktor insfrasturktrur terbatas pun ikut mempengaruhi perkembangan teknologi tersebut. Berikut ini adalah ulasan singkat mengenai perkembangan teknologi vital di Indonesia.

1. Perkembangan Televisi

Perkembangan televisi cukup memberikan pengaruh besar terhadap masyarakat tanah air. Pada tahun 1962, saluran televisi TVRI (Televisi Republik Indonesia) milik pemerintah resmi diperkenalkan pertama kali. Dan saluran tersebut juga memfaktori munculnya saluran televisi lain berlaber swasta.

2. Perkembangan Satelit

Dalam hal komunikasi, Indonesia juga tidak mau ketinggalan dengan negara lain di penjuru dunia. Oleh sebab itu, Indonesia juga turut meluncurkan satelit untuk membangun sistem komunikasi yang lebih modern. Satelit yang diluncurkan pertama kali adalah PALAPA A1 pada tahun 1975, lalu disusul dengan satelit-satelit lain seperti PALAPA A2, PALAPA B1, PALAPA B2, dan sebagainya.

3. Perkembangan Komputer dan Internet

Internet di Indonesia mulai diperkenalkan pada tahun 1970an, dimulai pertama kali di beberapa organisasi akademis perguruan tinggi. Lalu pada tahun 1993, barulah Indonesia resmi terhubung dengan jaringan internet secara universal menggunakan protokol TCP/IP, serta menggunakan domain “id” untuk simbol negara.